Showing posts with label Bali. Show all posts
Showing posts with label Bali. Show all posts

8 Mar 2015

Nusa Lembongan & Nusa Ceningan




Cerita perjalanan selama di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan

18 Feb 2014

Sunny Day, Bali

Kangen pantai ? uda pasti. Sejak tahun 2000 pindah ke Bali, setiap minggu selalu ke pantai sama temen-temen masa kecil, SD-SMP pantai yang paling sering dikunjungin : Halfway Kuta / Double Six, karena deket dari rumah, beli majalah import setengah harga, makan bakso, belajar surfing, ngecengin anak sekolah internasional main sepak bola sore-sore (haha). waktu SMA uda bisa bawa kendaraan sendiri, kegilaan sama pantai makin menjadi-jadi : Tiap minggu at least harus cari pantai baru, kali ini lebih jauh, biasanya ke arah selatan (jimbaran/nusa dua).
Ga setiap minggu juga sih, tapi kalau bisa pas weekend naik motor cari pantai yang susah di jangkau jadi suka nemu pantai yang sama sekali ga ada orangnya. Biasa kita bawa makan siang dari rumah buat di makan di pantai / beli makanan di ringan di circle K terdekat : 
Cuma kita berempat di Pantai ini, lokasinya ke arah sekolah tinggi pariwisata 
lagi-lagi kita ga pernah tau apa nama pantainya
dan kadang kita suka kasi nama pantai sendiri
Sekarang di Hamburg udara lagi -1 derajat, posting ini liat birunya air laut wihhhh ngiler
 Watermelon Head
Bisa Photoshoot, bisa #photooftheday buat stock instagram
Saknia, Sam, Deshi : Kangen cari pantai baru tiap weekend

23 Dec 2013

Place to Eat and Visit in Bali

1. Pemandangan sawah yang luar biasa di canggu
Perjalanan menuju pantai pererenan canggu, disuguhi pemandangan seperti ini, beruntung datang saat kondisi sawah sedang hijau-hijaunya. Pantai pererenan berpasir hitam dan kebanyakan orang datang untuk bermain surfing. Kalau untuk bersantai/kumpul sama temen-temen lebih baik mengunjungi echo beach karena banyak restaurant dan cafe di pinggir pantai.

Tempat makan yang terletak di sudut jalan oberoi ini punya interior yang menarik, tea time di siang hari atau makan malam, tidak terlalu ramai jadi tinggal datang saja, ga perlu booking.
Makan siang dengan pemandangan luar biasa, suasana nya nyaman, tidak terlalu ramai, kalau total bill lebih dari Rp 500.000 kita bisa free mengunakan lift untuk menuju private beach karma kandara.
Chicken steaknya enak banget, interior nya bagus dan menarik, lantai 2 selalu jadi favorite saya, dengan kursi sofa dan pemandangan menuju arah sunset road.
5. Tegalalang
Petak sawah tegalalang, sayang banget sekarang lagi musim ujan, bakalan licin dan berlumpur kalau mau trekking di area sawah tegalalang, tapi ga ada salahnya menikmati kopi atau teh di cafe sekitar tegalalang yang menawarkan view sawah berundak. Kalau mau trekking siapin uang kecil, karena nanti tiba-tiba ada suatu bapak-bapak di bale bengong di tengah sawah yang senyum dan nunjukin tulisan bahwa kita harus kasi uang sukarela. 
6. Tjampuhan Hotel
Ga nginep di ubud tapi pengen berenang, ubud hanging garden kemahalan, yauda ke tjampuhan hotel aja, bayar berenang nya Rp 50.000 
Tempat breakfast yang ramai di daerah petitenget, terkenal dengan menu Hangover Happy Meals nya. 

7 Oct 2013

17 Agustus Di Puncak Gunung Batur, Kintamani, Bali

17 Agustus tahun ini bakal kita rayain di atas puncak gunung batur

Ikut acara rutin KPA mandala giri SMA 1 Denpasar yaitu mendaki gunung batur setiap 17 agustus  (hahaha miris waktu SMA ga pernah ikut kegiantan ekstrakulikuler apapun, giliran uda lulus malah nimbrung)
Naik Truk ber ramai-ramai dari sekolah, sampai di daerah kintamani kira-kira jam 2 siang, sebelum kita mulai mendaki ke pos peristirahatan, kita makan bersama dulu, makan makanan yang sudah disediain sama anggota KPA. Lebih dari itu kita makan-makanan yang kita bawa sendiri, 1 kali makan malam & 1 kali makan pagi, dikira-kira aja apa yang harus dibawa, berhubung bawa badan aja uda berat pikir ulang kalau untuk bawa panci dan peralatan masak ala anak gunung lainnya.

Perlu diingat untuk tidak bawa makanan yang mengandung sapi kalau mendaki gunung batur

Sampai di pos peristirahatan, sotoy aja kasi nama pos 1 hahaha, Nyari spot paling deket sama api unggun karna takut kedinginan. 
Sekalian nyari spot biar deket sama adek-adek kelas yang bawa banyak makanan. Prinsip bisa tidur dimana saja ternyata terbukti, baru 15 menit masuk sleeping bag uda bisa tidur dengan nyenyak, masalah pipis atau buang buang hal yang lain ya namanya juga di alam, enjoy aja ... cari semak-semak paling bersahabat.
Harusnya kita ber 8, tapi terpisah karena 4 temen lainnya kesorean dateng dan ga bisa nyusul :(

Tanggal 17 agustus ga cuma kita aja yang bakal mendaki, di pos pos lainnya pasti uda banyak orang yang bakal mendaki gunung batur ini, jam 4 pagi kita uda dibangunin untuk siap-siap ke puncak gunung.
Pake acara salah jalan dan harus balik lagi ke pos peristirahatan, terus nyari jalan yang bener, hahaha. Masih di perjalanan 4 temen uda telfon dan kasi kabar kalau mereka uda hampir sampe di puncak (Tenang signal XL & Telkomsel ada sampai di puncak gunung kok)

Oh jadi gini rasanya naik gunung pas 17 agustus, antre kayak mau belanja di outlet h&m pertama di indonesia
Sampai dipuncak ramenya bukan main, nyari tempat buat liat sunrise susahnya bukan main, dan karna ketemu 4 temen yang kepisah, kita jadi ketinggaln momen liat sunrise, hahahahahahaha sibuk ketawa-ketawa, ngebahas kejadian semalem ngapain aja dan foto-foto
Full team
Pemandangan bapak dan anak yang lagi baca teks proklamasi dan nyanyi indonesia raya, sweet sekali
Jalan nya cuma setapak, orangnya banyak banget, salah langkah bisa bahaya
Setelah jalan ngelilingin puncak sampailah kita di bagian terujung gunung lainnya, dan disini kita harus sedikit turun .. ini dia bagian paling menyebalkannya
Tadi kita uda angkat berat badan kita untuk sampai di puncak gunung, sekarang perlahan kita harus turun di medan yang licin dan berbatu, sambil nahan berat badan kita
 Kalau naik gunung batur jangan langsung turun gitu aja abis liat sunrise, jalan sampai ke ujung gunung baru turun, disitu malah pemandangan yang paling spektakuler menurut aku
Perpaduan warna biru, hijau, kuning, luar biasa, bener-bener ga bisa ngelupain hari ini sampai sekarang, rasa capek naik dan turun gunung ilang gitu aja, setelah inget-inget indahnya diatas sana
 Biarpun matahari uda menyengat banget tapi kita malah berdiam disini untuk nikmatin pemandangan dan ngabisin makanan ringan yang kita bawa
Kampung-kampung dari atas gunung, sama sekali ga kelihatan
 Setelah acara upacara 17 agustus selesai, kita akhirnya turun gunung. Selesai deh acara kita di gunung batur, treknya cocok buat pendaki pemula kayak kita ber 8, intinya badan harus fit dan jangan maksain kalau emang capek
Gunung batur dari kejauhan, PINK trek awal kita naik BIRU trek buat sampai di sisi lain gunung batur dan dari situ bakal nemu pemandangan yang luar biasa PUTIH trek pulang menuju pos kita bermalam
Dapet info dari temen kalau kita bisa kesini langsung dan cari pemandu on the spot *KALAU JODOH* haha, karna itungannya kalau ikut tour (dijemput dari denpasar/kuta) jatohnya mahal banget bayarnya. 
Next time yang mau ke Bali jangan lupa cobain mendaki gunung batur, trus kelar mendaki paling enak mandi air panas di Toya Bungkah